Monday, April 30, 2012

Tragedi Tunjangan Profesi Dokter PTT Kabupaten Kotabaru - Kalimantan Selatan

Tunjangan Profesi cair......Tunjangan Profesi cair.....Tunjangan Profesi cair......
Kayanya semua dokter PTT bakalan bersorak nih. Apalagi mengingat janji Sang Pemerintah Daerah mengatakan :
"Tahun 2011 tunjangan dokter PTT dipotong 50% dan akan akan di naikkan/dikembalikan seperti semula pada tahun 2012"

Akan tetapi saudara-saudara sekalian.......Janji tinggallah janji. Mimpi sejawat sekalian dokter PTT di Propinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Kotabaru ibarat pupus di hempas ombak badai.
Kayanya saya pribadi sendiri ingin cepat-cepat kabur dari kabupaten ini dan pindah ke kabupaten lain. Secara.......kabupaten kotabaru, Kalimantan Selatan ini adalah kabupaten yang paling jauh dari Ibukota Propinsi (Banjarmasin) dan wilayahnya sangat susah di jangkau transportasi serta fasilitas listrik yang cuma 12 jam/hari dan itupun masih seringkali terjadi pemadaman bergilir. Berbeda dengan kabupaten lainnya yang listrik 24 jam/hari serta akses jalan yang lancar dan mulus seperti jalan tol serta tidak memerlukan transportasi laut yang membahayakan jiwa dan tunjangan profesi dokter PTT nya lumayan besar.

Untuk menuju kotabaru dari banjarmasin harus naik kendaraan darat + naik kapal ferry dan kalau berangkat jam 8.00 malam dari banjarmasin, maka akan tiba di kotabaru jam 7.00 keesokan harinya. Setelah sampai di kotabaru para dokter PTT akan disebar ke kecamatan yang mana hampir 75% wilayahnya harus menggunakan transportasi Kapal Laut yang sebenarnya tidak layak untuk dikatakan sebagai kapal angkutan penumpang. Karena sebenarnya kapal ini adalah kapal angkutan barang, yang dialihfungsikan menjadi angkutan penumpang yang tidak memenuhi standart keselamatan.
Pokoknya ibarat mendaki gunung lembah berkubang lumpur + menyeberangi lautan luas dengan kapal yang tidak jelas status keselamatannya dan sangat beresiko.
Untungnya Kecamatan tempat saya bertugas hanya memerlukan satu kali penyeberangan dengan menggunakan Kapal Ferry kemudian dilanjutkan dengan angkutan darat selama 4 jam. Berbeda dengan teman-teman saya yangmasih melanjutkan perjalanan dengan Kapal Barang selama 10 - 12 jam

Pada tahun 2011 tunjangan itu dipotong 50% dengan iming-iming tunjangan akan dikembalikan seperti semula.
ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ
Kasihan yah.....kita.

Pada tahun 2010 tunjangan profesi dokter PTT adalah Rp.100.000/hari, dan kalau di kalikan 25 hari kerja maka akan dapat Rp.2.500.000/bulan. Saya rasa cukuplah untuk biaya hidup di desa untuk 1 bulan. Jadi untuk teman_teman saya yang jauh di seberang tidak perlu lagi menempuh resiko naik kapal darurat ke kabupaten/kotabaru untuk mengambil uang ke bank untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Akan tetapi semenjak tahun 2011 sampai dengan sekarang, tunjangan dokter PTT turun/dipotong sebesar 50%.

Akhir kata, kita terpaksa ikut saja dengan apa yang telah diputuskan oleh Kepala Daerah. Soalnya kalo enggak, kita bisa di depak dari kabupaten ini. ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ
Dan setelah selesai masa bakti ini, kita dan teman-teman sepakat untuk tidak memperpanjang Kontrak PTT di kabupaten ini.
ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ

Sunday, April 15, 2012

The Gembel Story is InTheHouse

Pagi itu kita bangun dan pengen buru-buru pergi, sebelum sang dewi durga bangun dari semedi-nya. Tapi.....yang namanya panggilan alam, gak bisa di tolak. Hasrat ingin pup menghapus rasa gentar menghadapi sang dewi.
Setelah menyalurkan hasrat ingin pup, kita buru-buru beberesan.
*Anggap aja setelah menginap semalam di Hotel Kartika Husada Bintang-7 dengan bayaran setara dengan Harga Diri, kita kasi bonus se-onggok pup lengkap dengan wangi aroma therapi.
He..he..he..he..he...

Buru-buru deh kita turun ke lobby, nentengin 5 biji Travel Bag yang segede kontainer sambil menatap cuek.
Sebenarnya sih.....kita harusnya menahan rasa malu, karena sudah membayar biaya menginap malam ini pake harga diri plus bonus pup lengkap dengan aroma therapi-nya. Tapi....seperti yang gue bilang kemnarin, sebagai Manusia Setengah Dewa *Merangkap pengemis dan bentar lagi di Upgrade jadi Gembel. Kira itu punya Pamor yang limitless.....!!! *Catet yah...bahwa gak semua orang seberuntung kita, dilahirkan dengan takdir itu.
So......WhatEver gitu deh....cyiii...innn....

Sebelum Capcuzzz.....kita sarapan dulu boooww.......
Lokasinya, tetep di area parkiran Hotel Kartika Husada yang berbintang 7 itu loh, yahh.......beda tipis lah dengan Burj Al Arab hotel super mewah yang ada di Dubai. *Gubrakkk.....!!!
Sarapan pake Nasi Soto + Bakwan goreng *Namanya juga merakyat, sarapan pagi juga mesti merakyat.

Abis sarapan kita Come-on dan tetep........Angkot. Iya....naik angkot dong. Enggak perlu heran atuh, angkot itu Limosin ala-ala gembel loh..!!! Yah.....cuma perlu sedikit di upgrade di bagian body aja. *Hehehehe.....narsis ala gue ini pasti jadi umpatan kaum borjuis sekelas Paris Hilton and I don't Care....

Akhirnya setelah beberapa kali ganti angkot dan bus umum, sampailah kita di sebuah kompleks perumahan yang disebut Pulo Mas di Jakarta Timur. Disini kita punya pengalaman baru, seru dan tetep.....makin membawa kita tenggelam dalam Liburan ala-ala pengemis.

Friday, April 13, 2012

Tragedi Hotel Bintang 7

Libur.....libur.....libur......!!!
Jalan-jalan.......!!! Jekardah i'm coming. Bandung......see you soon.....!!!

Seperti mimpi deh, tapi kejadian itu masih sangat jelas dalam benakku. Seperti nonton pake layar Full High Defenition 3D + Full Double Dolby Sound.

Gak tau apa yang menjadi penyebab murka-nya si mbak-yu yang Cantik Jelita. Pada saat pertama kali nyampe, sambutannya udah gak enak banget. Ibarat nasi tadi malam dijadikan nasi goreng buat sarapan pagi, gak habis, trus dipanasin lagi buat makan malam.
Tapi kita tetap SlowDownBaby.....kali aja lagi sensitif dan perlu waktu buat menenangkan diri. *Cup...cup...cup....elus-elus pake cerokan toilet. ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ 

Kita masih tetap sabar sampai malam tiba. Eh....kita tetap di cuekin. Gue gak terlalu di cuekin sih, dan gue bukan salah satu orang yang dijadikan sasaran kemarahan oleh sang dewi durga. 
Secara gue....baik hati dan setia kawan. 
*Kawan...!!! Catet yah...!!! Ka-A-We-A-En......KAWAN dan bukan Es-A-Ha-A-Be-A-Te.....SAHABAT.
Maka itu gue memposisikan diri dalam kelompok, tapi tetep....dong.
WhatEver gitu lho....!!!
ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ 
*LetsPartyBaby.....Puts your hands up....Puts your hands up....Puts your hands up.....Puts your hands up.....

Tapi yang namanya kita-kita manusia setengah dewa, dengan intelijensi tingkat tinggi dan pamor yang Limitlesss, kita punya batas kesabaran tentunya cyii...iinnn. 
Apalagi kalau diperlakukan kayak gini. Seolah-olah kita ini pengemis yang paling malang sedunia Till The End of The World, memohon sambil memelas, mengharapkan belas kasih sambil mencium kaki bau belerang yang jari-jarinya jempol semua. 

Stop....stop....stop...!!! 
Tau gak si loe, kita bukan pengemis. Kita cuma gembel. Catet yah....!!! Ge-E-Em-Be-E-El.....GEMBEL, not PENGEMIS.

So........???
Tiba-tiba, buto ijo nongol dan............
Braa...aaakkk.....!!! *Suara pintu di dorong dengan kasar dan keras.

"Kalau kalian gak masuk, aku yang keluar dari sini"

Ya owlloooh.....
Oke...!!! Kalau gitu kami yang keluar. Malam ini juga

"Gak boleh.....!!!
Pokoknya gak boleh."

Gak...!!! Kami bukan siapa-siapa disini. Yang kerja di sini itu, kamu. Kami ada disini itu karena kamu pegawai di sini.
Jadi, biar kami yang keluar. Malam ini juga....!!!

"Gak...!!! Pokoknya aku gk ngasih....!!!

Awas kau....!!! Aku mau keluar dari sini. 

"Pokoknya aku gak ngasih...!!! Gak boleh"

*sigh
Pleaseee......deh ah. Aneh banget ngeliat nih sosok manusia. Gak ngerti deh....dengan jalan pikirannya.

Tiba-tiba terdengar suara malaikat yang lembut. Selembut kain Songket Sutra yang disetrika pake pelembut trus di blow pake avocado extract. Surga itu seperti cuma tinggal nyebrang jalan, bayar parkir, sampe deh. Kalo begini, gak sia-sia deh beli album rohani sampai 4 album tadi siang.
ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ 

*Di iringi nyanyian deru nafas menahan emosi, sang malaikat yang gak bisa terbang karena OverLimitBagasi berkata : 
Kenapa elooo gak ngasi kami pergi?

"Aku udah terlanjur malu. Harga diriku udah terlanjur jelek. Lagian kalau mau pergi, kenapa gak dari tadi kalian pergi" 

Ooow....oow....oow....oow....Hellooowww.....!!! 
Harga diri loe..??? 
Maksud loe..!!! 
Emang siapa yang dari tadi teriak-teriak sampai 8 oktaf...??? *Ngalah-ngalahin pariban gue Mariah Carey.
Siapa yang dobrak pintu sambil tolak pinggang..??? *Kaya Tragedi Xenia versus Anak Playgroup di Tugu Tani. 
Siapa yang buru-buru pergi..??? Kaya Pantung Pancoran yang lagi kebelet pipis?

Oooohh....my gosh....
Tiba-tiba gue nyadar, ternyata kehadiran gue seharian ini gak diharapkan. Kepedean banget yah gue...!!!
Eh...malah pake numpang mandi, bobok dan pake nitip barang gue yang banyaknya satu kontainer.
ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ【ツ】ƗƗɐƗƗɐ 

Intinya : 
Malam ini kita tidur di sebuah tempat yang enggak banget deh. Bahkan mimpi buruk gue rasanya kaya di upgrade sampi ke level High-End or Dangerous 
Dan yang paling miris adalah, semua itu harus di bayar dengan harga diri. 
Alhasil......liburan ini mensyahkan kita jadi pengemis.
*PengemisBergaya.